Mungkin, ketika ini dan tahun depan dapat dibilang sebagai tahun politik sebab pemilihan presiden (pilpres) akan dikerjakan pada 2019 akan datang. Hal ini yang mewujudkan sebagian orang menjadi penunjang salah satu kubu yang akan meniru pilpres akan datang www.wartaekonomi.co.id/tag18372/budi-arie-setiadi.html. Sekiranya berdiskusi perihal politik, karenanya kita tak dapat melupakan nama budi arie setiadi yang semenjak dahulu memang diketahui sebagai salah satu penggiat yang aktif menyatakan kebenaran dan berada pada kubu Joko Widodo atau awam disebut juga dengan Projo.

Untuk pasangannya di pilpres akan datang, Jokowi sudah memutuskan KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden. Hal ini tak menyurutkan dukungan seorang Budi Arie Setiadi pada Joko Widodo. Menjadi pendorong Jokowi memang tak dia lakukan tanpa karena. Hal ini sebab dia mempunyai alasan tersendiri kenapa dia dengan lantang mensupport kubu Jokowi. Menurutnya ada sebagian alasan kenapa Jokowi semestinya ditunjang menjadi presiden kembali.

1. Menuturnya, masa pemerintahan Jokowi ialah masa di mana semuanya berprofesi dengan sepenuh hati untuk negeri dan rakyat, tak ada korupsi, kolusi dan nepotisme. Malahan juga tak membangun dinasi politik dan ekonomi. Ini yang menjadikannya sebagai pendorong loyal Jokowi pun sampai kini. Terlepas dari siapa saja calon wakil presiden Jokowi, dia percaya bahwa performa jokowi konsisten pada performa yang bermutu dan berada pada spot terbaik.

2. Dia pun menganggap bahwa pengalamannya bekejra dengan Jokowi di jangka waktu pertama, dia memandang dan mengalami secara lantas bagaimana pemerintahan Jokowi senantiasa tetap kepada performanya dan tak pernah lelah mengurus Negara. Jokowi yang tetap kepada kepemimpinannya dianggap bukan cuma terjadi ketika dia menjadi presiden di pada 2014-2019 akan datang, kwalitas Jokowi memang telah nampak semenjak menjadi walikota Solo sebagian tahun yang lalu.

3. Malahan, tak ada pihak yang dapat menemukan celah sedikitpun jika Jokowi terlibat korupsi sepanjang masa pemerintahannya. Tak ada kasus korupsi sama sekali yang menimpa Jokowi atau pula keluarganya. Ini menciptakan Budi teguh kepada pendiriannya menyokong Jokowi dan dengan keras merespons sebagian kabar negative yang umumnya terjadi memasuki pilpres seperti ini.